KERATON KACIREBONAN
Keraton kacirebonan dibangun pada tahun 1800 M. Bangunan tua
ini banyak menyimpan Benda-benda peninggalan sejarah seperti benda pusaka,alat musik tradisional
gamelan,surat-surat perjanjian antara pihak keraton dan para kolonial belanda.
Serta ada juga barang perabotan rumah seperti piring,nampan dan penumbuk
peninggalan dati jaman dulu. Alun alun yang terbuka di jalan
pulasaren,kecamatan pekalipan,kabupaten cirebonmenjadi area utama yang
menyambut para pengunjung menuju ke sebuah bangunan tua yang serba hijau.
Selanjutnya selanjutnya gapura utama atau lawang kahagung dengan ukiran bahasa
mataram kuno bermakna sultan carbon kerajaan kacirebonan menjadi gerbang
penyambutan bagi para pengunjung di keraton kacirebonan. Keraton kacirebonan
juga merupakan salah satu keraton termuda dari tiga keraton yang ada di
cirebon. Keraton kacirebonan adalah keraton yang di dirikan atas prakarsa
pangeran muhhamad haerudin, dia adalah putra mahkota sultan khanoman yang ke-IV
yang melakuan perlawanan terhadap pemerintahan belanda.
Luas keraton kacirebonan sekitar 2,5 hektar, keraton kacirebonan meliki pasembahan
kulon di sebelah kiri dan pasembahan wetan disebelah kanan kraton. Keduanya
berfungsi sebagai tempat penerimaan tamu dan tempat latian tari,yakni tari
topeng khas cirebon. Masulk lebih kedalam pintu slamet tangkep di bagian tengah
merupakan pintun utama sebelum memasuki gedung utama pintu ini hanya dibuka
pada saat ada upacara khusus atau ketika ada tamu khusus yang berkunjung ke
keraton. Sedangkan para pengunjung biasa bisa melewati pintu kliningan yang
terletak di sisi kiri dan kanan keraton. Pintu ini juga memiliki makna sebagai
bagian dari 2 kalimat syahadat. Memasuki bangunan utama keraton, keraton
kacirebonan memiliki unsur warna hijau yang mendominasi 8 tiang sebagai pilar
utama menopang bangunan yang terlihat sangat terawat ini. Bagian serambi
keraton atau di sebut dengan ruang prabayaksa merupakan tempat dimana sultan
bertemu tamu sekaligus tempat diadakannya acara ritual keraton.
Keraton kacirebonan menyimpan berbagai benda benda koleksi
kuno yang sarat dengan sejarah. Pedang, tombak, sampai alat pembuat jamu atau
param yang masih berbentuk batu tersimpan apik di salah satu ruangan di
keraton. Ruangan ruangan bagian kerato kacirebonan menyimpan berbagai benda
yang berkaitan dengan keraton serta agama islam. Kitab dari zaman para wali
hingga gamelan menjadi salah satu koleksi kuno. Di keraton kacirebonan juga
banyak terdapat naskah-naskah kuno yang terdiri dari surat-surat pada masa colonial
Belanda dan terdapat juga beberapa Al-Quran dengan menggunakan sastra Cirebon
yang bener bener dirawat dengan baik karna masih terlihat utuh. Keraton
kacirebonan juga mempunyai gong denggung yang di gunakan untuk memanggil hujan
menurut kepercayaan adat sekitar, gong denggung di bunyikan ketikan ketika
sedang di landa kemarau panjang atau hujan tak kunjung turun, tentunya ada
ritual ritualnya terlebih dahulu. Di dalam keraton kacirebonan juga ada banyak
souvenir seperti gantungan,pin,baju baju yang bergambar macan ali yang menjadi
simbol orang cirebon. Serta tempat memproduksi souvenir seperti belangkon atau
kain juga langsung di keratonnya.
Terlihat keraton kacirebonan masih menjaga atau melestarikan
dan melaksanakan tradisi para leluhur,salah satunya adalah upacarapanjang
jimat. Panjang jimat adalah tradisi maulid nabi di keraton cirebon sejak zaman
khalifah sholahudin al ayubi tahun 1993 masehi. Tujuannya tidak lain untuk
mengenang jasa Nabi muhhamad saw. Adapun kegiatannya seperti mencuci seperangkat
piring tempat menyimpan nasi rosul. Mencuci bendabenda pusaka yang ada d
keraton serta membuat perlegkapan upacara.







0 comments:
Posting Komentar