Sabtu, 12 Januari 2019

MENGULIK SEJARAH KERATON KACIREBONAN

MENGULIK SEJARAH KERATON KACIREBONAN
Keraton adalah tempat seorang penguasa (Sultan) memerintah.dan keraton juga adalah tempat tinggal sultan dan keluarganya atau yang biasa di sebut juga sebagai istana istana.karena Indonesia dulunya merupakan Negara yang kaya sekali akan sejarah masa lalu.terutama sejarah tentang kerajaan atau kesultanaan.di indonesi sendiri dulunya banyak sekali terdapat kerajaan yang tersebar di seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke.tetapi seiring berkembnagnya zaman,fungsi dari keraton menjadi berubah karena sekarang Indonesia bukanlah Negara dahulu,Indonesia sekarang sudah menjadi Negara berkembang dan modern,waktu demi waktu kerajaan-kerajaan atau kesultanan-kesultanan tersebut ada beberapa yang hancur dan ada juga  beberapa yang maih ada,tetapi hal ini meninggalkan sejarah untuk generasi yang akan datang.seperti bangunan-bangunannya yang maish ada beberapa yang tetap berdiri kokoh  untuk di jadikan sebagai bukti sejarah.sehingga untuk saat ini fungsi dari keraton sendiri tidak lagi sebagai tempat tinggal para sultan dan keluarganya atau juga sebagai tempat penguasa memerintah,tetapi sekarang keraton di fungsikan sebagai objek wisata dan pengembangan ilmu pengetahuan serta di jadikan sebagai museum perjuangan bangsa.
Di Indonesia untuk saat ini jumlah keraton masih cukup banyak yang tersebar khususnya di pulau jawa.karena secara keseluruhan keraton sangat identik sekali dengan adat dan budaya jawa.seperti keraton Yogyakarta di jogja,keraton Surakarta di solo,keraton sumenep di jawa timur.keraton kaibon di banten,keraton kasepuhan,keraton kanoman dan keraton kacirebonan di Cirebon.keraton-keraton tersebut pasti memiliki sejarahnya masing-masing.tetapi untuk kali ini yang akan di bahas lebih lanjut menjelaskan sejarah singkat dari keraton kacirebonan.
Keraton kacirebonan merupakan keraton yang didirikan atas prakarsa pangeran Muhammad Haerudin.dia adalah putra mahkota sultan kanoman ke-IV yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah kolonial belanda.sejarah di bangunnya keraton kacirebonan memang tak lepas dari peperangan yang pernah berkecamuk di wilayah Cirebon.saat itu,tahun 1670,belanda mulai memasuki kedaulatan keraton kanoman yang di pimpin oleh pangeran Haerudin.hal ini di tentang oleh putra mahkota kesultanan yang tak lain adalah pangeran pangeran Muhammad Haerudin.Melibatkan rakyat Cirebon yang mendukungnya,peperangan melawan kolonial belanda berlangsung setidaknya hampir sekitar 5 tahun.Namun,pada tahun 1696 pangeran Muhammad Haerudin berhasil di kalahkan dan di asingkan ke Ambon,Maluku.Pengasingan tersebut membuat pangeran Haerudin yang telah uzur tidak memiliki putra mahkota untuk di angkat menjadi sultan kanoman.Hal ini di manfaatkan oleh pemerintah belanda secara sepihak untuk mengangkat pangeran Imamudin yang pro kolonial yang pro sebagai Sultan Kanoman yang ke-V.
Namun pengukuhan yang tidak di restui rakyat Cirebon ini membuat peperangan semakin merajalela dan menyebar hingga ke daerah luar Cirebon.pada akhirnya,pangeran Muhammad Haerudin di pulangkan guna meredam amarah rakyat kota yang yang berjuluk kota udang ini.keraton kanoman yang telah memilih pangeran Imamudin sebagai pemangku tahta membuat pangeran Muhammad Haerudin mendirikan kesultanan kacirebonan dengan gelar Sultan Carbon Amirul Mukmininpada tahun 1808
Persoalan hak waris sultan kanoman ke empat.Sultan Anom IV Muhammad Haerudin yang seharusnya di berikan kepada putra mahkotanya yaitu pangeran Raja Kanoman yang telah di asingkan Belanda ke Ambon di anggap sebagai penyebab timbulnya pemberontakan dan mengidentifikasi diri dengan sultan Kanoman yang tercabut hak warisnya.para pemberontak ini berhasil di himpun Bagus Rangin untuk melakukan pemberontakan yang lebih besar Setelah wafatnya sultan Kacirebonan I yaitu sultan carbon Amirul Mukminin pada tahun 1814,Ratu raja Resminingpuri yang merupakan permaisuri dari mendiang almarhum sultan Kacirebonan I tinggal di area Taman Sari Gua Sunyaragi,namun karena memiliki anak yang masih kecil dan baru berumur lima tahun yaitu pangeran Raja Madenda Hidayat yang kelak menjadi sultan kacirebonan II dia memutuskan untuk membangun sebuah keraton kacirebonan.Dan untuk sampai saat ini yang bertakhta adalah Sultan Kacirebonan IX yaitu Pangeran Raja Abdulgani Natadiningrat Dekarangga yang bertakhta dari 28 Mei 1997 sampai sekarang.

0 comments:

Posting Komentar